Siapa sich Linus Torvalds??
Selasa, Agustus 4, 2009 15:34Semakin tertariknya dengan Linux saya pun langsung mencari informasi tentang Linus Torvalds seorang perintis Kernel Linux. Saya mencari informasi tersebut pastinya via internet ^^ (sumbernya ilmu pengetahuan) yang pastinya dengan batuan mesin pencari Google, saya membuka situs Google Indonesia http://www.google.co.id/ dan mengetik keyword Linus Torvalds. Nih klo mo liat wajahnya Linus Torvalds.

Kerenkan sang perintis kernel Linux?? bagi yang mau mengenal Linus Torvalds lebih jauh silakan baca kutipan dari Wikipedia Indonesia berikut ini.
Linus Benedict Torvalds (lahir di Helsinki, Finlandia, 28 Desember 1969; umur 39 tahun) adalah rekayasawan perangkat lunak Finlandia yang dikenal sebagai perintis pengembangan Kernel Linux. Ia sekarang bertindak sebagai koordinator proyek tersebut.
Linux terinsipirasi oleh Minix (suatu sistem operasi yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum) untuk mengembangkan suatu sistem operasi mirip-Unix (Unix-like) yang dapat dijalankan pada suatu PC. Linux sekarang dapat dijalankan pada berbagai arsitektur lain.
Ketika Linus Torvalds, seorang mahasiswa Finlandia pendiam membagi-bagikan kode sumber (source code) kernel Linux seukuran disket via internet di tahun 1991, ia sama sekali tidak menduga bahwa apa yang dimulainya melahirkan sebuah bisnis bernilai milyaran dolar di kemudian hari.
Ia bahkan tidak menduga Linux kemudian menjadi sistem operasi paling menjanjikan, yang bisa dibenamkan ke dalam server, komputer desktop, tablet PC, PDA, handphone, GPS, robot, mobil hingga pesawat ulang alik buatan NASA.
Tidak hanya itu, banyak maniak Linux (Linuxer) yang membeli perangkat buatan Apple dan mengganti sistem operasinya dengan Linux. Bagi saya itu sedikit gila, mengingat menghapus sistem operasi Mac & iPod berarti membuang duit dan menggantinya sistem operasinya cukup sulit dibanding desktop berbasis Windows. Saat ini 20% pangsa pasar desktop di seluruh dunia menggunakan Linux jauh di atas Machintosh dan terus mengejar desktop Windows. Dan 12,7% server di seluruh dunia menggunakan Linux, jauh di atas UNIX, BSD, Solaris, dan terus meningkat menggerus pangsa pasar server Microsoft.
Saat ini Linus meninggalkan posisi menjanjikan di perusahaan semi konduktor Transmeta dan tinggal bersama istri dan 3 anaknya di sebuah bukit di desa di Portland, Oregon, USA, berdekatan dengan markas Open Source Development Labs. Organisasi nirlaba ini diawaki oleh 20-an programmer yang punya gairah hampir sama dengan Linus. Mereka terus mengembangkan kernel Linux yang kini berukuran 290-an MegaBytes atau melebihi 9 milyar baris kode. Linux beserta timnya menerima masukan baris-baris kode dari seluruh penjuru dunia, menyortir, menetapkan skala prioritas dan memasukkan gagasan paling brilian ke dalam kernel. LSD sendiri disokong oleh puluhan raksasa IT seperti IBM, HP, Dell dan Sun, baik dari sisi materi maupun sumber daya manusia.
Linus bukan orang pertama yang membagi-bagikan source code karena pola ini adalah hal yang biasa di masa awal tumbuhnya industri komputer. Tapi Linus sukses menetapkan standar yang memaksa banyak pengembang ikut membebaskan kode sumber program mereka, mulai dari BSD, Solaris, Suse, Java hingga Adobe.
Meski hanya bergaji ratusan ribu dolar pertahun, Linus telah menciptakan banyak multimilyuner dalam industri komputer mulai dari RedHat, Suse, Debian, Mandriva, Ubuntu dan banyak developer software open source lainnya. Hampir tak ada yang berubah dari Linus. Ketika ia datang terlambat di suatu konferensi IT, ia bahkan tak segan-segan duduk di lantai dengan celana pendek dan sepatu-sandal kesukaannya. Ia bahkan tidak marah tatkala memberikan pidato di mimbar dan diinterupsi oleh beberapa programmer BSD yang maju ke depan panggung yang mengklaim bahwa kernel BSD jauh lebih hebat ketimbang kernel Linux. Ia bahkan tidak segan-segan memakai T-Shirt BSD yang disodorkan pemrotes dan melanjutkan pidatonya.
Menurut Linus, apa yang dilakukannya hanyalah untuk berbagi. Berbeda dengan Richard M Stallman yang fanatik dengan konsep free software, Linus hanya menekankan sisi keterbukaan (open), tak peduli apakah kemudian dalam suatu sistem operasi bercampur program free dan proprietery.
Setiap kata-kata Linus hampir menjadi sabda di kalangan Linuxer yang menciptakan standar nilai tertentu. Setiap publikasi, pidato, email dab press releasenya selalu ditunggu-tunggu jutaan orang. Di sela kesibukannya, Linus menyempatkan diri bersepeda menuruni bukit dan minum di bar desa. Bila ada nabi dalam dunia komputer, bisa dipastikan itu Linus (dan Steve Wozniak). Dan setannya tentu Bill Gates
![]()
Sekian dulu posting saya hari ini ^^

Blackzen says:
Agustus 4th, 2009 at 21:21
kok iblisnya billgatez knp y ~
Maz-V says:
Agustus 4th, 2009 at 21:23
ga tau juga tuh… cz itu juga ngutip dari wikipedia… mungkin karena praktek monopoliya hehe
Blackzen says:
Agustus 4th, 2009 at 21:24
ah ngiri kale ~ ^.^ ~
Maz-V says:
Agustus 4th, 2009 at 21:58
ya ga mungkin ngiri lah
merekakan bersahabat, cuma kita yg kadang2 curiga hehe
kang budhi says:
Agustus 5th, 2009 at 04:52
bos ada masukan ne :
- kesimpulan ne menurut mu sendiri gimana si linus itu? belum di uraikan
Maz-V says:
Agustus 5th, 2009 at 18:51
Oiya ok mas budhi! saya uraikan nih ^^ klo menurut saya linus itu org nya baek cz source kode linux di tunjukan ke umum… sehingga org umum bisa mempelajari, membuat, dan mendistribusikan hal serupa tetapi tetap legal… ^^ hoho
Bruce says:
Mei 20th, 2010 at 01:07
ya ga mungkin ngiri lah
merekakan bersahabat, cuma kita yg kadang2 curiga hehe